THE DYNAMICS OF PESANTREN: Responses toward Modernity and Mechanism in Organizing Transformation

Hanun Asrohah

Abstract


The development of pesantren from time to time illustrates its significant role within communities. Its dynamic development appears clearly as a result of its ability to adapt into the external condition. Its communities are well-known with their social skills in dealing with external culture that comes from all types of challenges coming from outside. Pesantren has an internal mechanism to adapt into a new trend, due to the development of its function and differentiation. The empirical experiences show the ability of four imperative functions of pesantren, namely: high ability to adapt into the external world, wide-ranging goal achievement, integrative ability of unifying the unique aspects of pesantren as sub-culture, and ability in preserving the pesantren’s tradition with the principle “maintaining the old good tradition and gaining a new better tradition”. Differentiation mechanism is a gradual transformation process of pesantren that causes the steady increase of new units within it to perform their functions more effectively. This response leads to various models of pesantren.


Keywords


Pesantren’s Functions; Adaptation; Goal Achievement; Integration; Latency; Differentiation

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Taufik. “Islam dan Pembentukan Tradisi di Asia Tenggara: Sebuah Perspektif Perbandingan.” in Taufik Abdullah and Sharon Shiddique (eds). Tradisi dan Kebangkitan Islam di Asia Tenggara. Jakarta: LP3ES, 1988.

----------. (ed.). Sejarah Umat Islam Indonesia. Jakarta: MUI, 1991.

Ambary, Hasan Muarif. Menemukan Peradaban: Jejak Arkeologis dan Historis Islam Indonesia. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1998.

Azra, Azyumardi, “Surau di Tengah Krisis: Pesantren dalam Perspektif Masyarakat.” in Dawam Rahardjo (ed.). Pergulatan Dunia Pesantren: Membangun dari Bawah. Jakarta: P3M, 1985.

----------. The Rise and the Decline of the Minangkabau Surau: a Traditional Islamic Educational Institution in West Sumatra during the Dutch Colonial Government. Unpublished MA thesis: Columbia University, 1988.

----------. “Ulama Indonesia di Haramain: Pasang Surut sebuah Wacana Intelektual Keagamaan.” Ulumul Qur`an, Vol. III, No. 3 (1992).

----------. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Melacak Akar-Akar Pembaruan Pemikiran Islam di Indonesia. Bandung: Mizan, 1994.

----------. “Pesantren: Kontinuitas dan Perubahan.” an introduction Nurcholish Madjid. Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina, 1997.

----------. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Penerbit Logos, 1999.

Benda, Harry J. Bulan Sabit dan Matahari Terbit: Islam Indonesia pada Masa Pendudukan Jepang. Jakarta: Pustaka Jaya, 1985.

Berg, L.W.C. van den. “Het Mohammedaansche Godsdientonderwijs op Java en Madoera en de Daarbij Gebruikte Arabische Boeken.” in TBG, XXXI, 1886.

----------. Hadramaut dan Koloni Arab di Nusantara. Jakarta: INIS, 1989.

van Bruinessen, Martin. “Pesantren dan Kitab Kuning: Pemeliharaan dan Kesinambungan Tradisi Pesantren.” Ulumul Qur`an, Vol. III No. 4 (1992).

----------. Tarekat Naqsabandiyah di Indonesia. Bandung: Mizan, 1992

----------. Kitab Kuning: Pesantren dan Tarekat. Bandung: Penerbit Mizan, 1995.

van der Chijs, J. A. “Bijdragen tot de Geschiedenis van het Inlandsch-Indie: aan Officiele Bronnen Ontleend Door.” in TBG, XIV (1864).

Damais, L.C. Epigrafi dan Sejarah Nusantara: Pilihan Karangan Louis-Charles Damais. Jakarta: EFEO, 1995.

Day, A. “Islam and Literature.” in M.B. Hooker (ed.). Islam in South-East Asia. Leiden: E.J. Brill, 1983.

Departemen Agama. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Ditjen Binbaga, 1986.

Dhofier, Zamakhsari. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES, 1982.

Djajadiningrat, Hoesein. Tinjauan Kritis tentang Sejarah Banten. Jakarta: Djambatan, 1983.

Drewes, G.W.J. Drie Javaansche Goeroes: Hun Leven, Onderricht en Messiasprediking. Leiden: Drukkerij A. Vros, 1925.

----------. An Early Javanese Code of Muslim Ethics. The Hague: Martinus Nijhoff, 1978.

----------. “New Light on the Coming Islam to Indonesia.” in Ahmad Ibrahim. Readings on Islam in Southeast Asia. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies, n.d.

Hasyim, Muhammad Fathoni et al. Dinamika Pesantren di Jawa Timur: Tipologi dan Akomodasi Pesantren terhadap Pendidikan Formal. Surabaya: Sinar Terang, 2009

Fokkens, F. “De Priesterschool te Tegalsari.” TBG, 24 (1877).

----------. “Vrije Desa’s op Java en Madoera.” in TBG, XXXI (1886).

al-Gadri, Hamid. C. Snouck Hurgronje: Politik Belanda terhadap Islam dan Keturunan Arab. Jakarta: Sinar Harapan, 1984.

Gottschalk, Louis. Mengerti Sejarah. Translated by Nugraha Natasusanta. Understanding History. Jakarta: LP3ES, 1974.

de Graaf, H. J. Cina Muslim di Jawa Abad XV dan XVI antara Historisitas dan Mitos, translated by Alfajri. Chinese Muslims in Java in the 15th and 16th Centuries, Yogyakarta: Tiarawacana, 1970.

----------, et al. Cina Muslim di Jawa Abad XV dab XVI, antara Historitas dan Mitos, translated by Alfajri. Chinese Muslims in Java in the 15th dan 16th Centuries: The Malay Annals of Semarang and Cerbon, Yogjakarta: Penerbit Tiara Wacana, 1977.

Hurgronje, C. Snouck. “Agama yang Diajarkan Muhammad.” in C. Snouck. Hurgronje. Kumpulan Karangan Snouck Hurgronje IX. Jakarta: INIS, 1994.

----------. “Islam di Hindia Belanda.” in C. Snouck. Hurgronje. Kumpulan Karangan Snouck Hurgronje X, Jakarta: INIS, 1994.

----------. “Politik Haji.” in C. Snouck. Hurgronje. Kumpulan Karangan Snouck Hurgronje. Jakarta: INIS, 1993.

----------. “Seorang Arab Sekutu Pemerintah Hindia Belanda 1886.” in C. Snouck. Hurgronje. Kumpulan Karangan Snouck Hurgronje VII, Jakarta: INIS, 1993.

----------. “Surat-Surat Seorang Pensiunan Wedana” in C. Snouck. Hurgronje. Kumpulan Karangan Snouck Hurgronje VII, Jakarta: INIS, 1993.

----------. “Jemaah Haji dan Pemandu Mereka.” in Nasehat-Nasehat C. Snouck Hurgronje semasa Kepegawaiannya kepada Pemerintah Hindia Belanda 1889-1936, Jakarta: INIS, 1993.

Johns, A.H. The Gift Addressed to the Spirit of the Prophet. Canberra: The Australian National University, 1965.

----------. “Islam in Southeast Asia: Problems of Perspective.” in Akhmad Ibrahim et al (eds). Readings on Islam in Southeast Asia. Singapore: Institute of South East Asian Studies, n.d.

----------. “Islam in Southeast Asia: Reflection and New Direction.” Indonesia, 19 (1975).

----------. “Islam di Dunia Melayu: Sebuah Survey Penyelidikan dengan Beberapa Referensi kepada Tafsir al-Qur`an.” in Azyumardi Azra. Perspektif Islam di Asia Tenggara. Jakarta: Obor, 1989.

Kartodirjo, Sartono. Pemberontakan Petani Banten 1888. Jakarta: Pustaka Jaya, 1984.

----------. Protest Movement in the Rural Java: a Study of Agrarian Unrest in the Nineteenth and Early Twentieth Centuries. London: Oxford University Press, 1973.

Koentjaraningrat. “Use of Anthropological Methods in Indonesian Historiography.” in Soedjatmoko et al (eds). An Introduction to Indonesian Historiography. Ithaca: Cornell University Press, 1975.

Lauer, Robert H. Perspektif tentang Perubahan Sosial. Jakarta: Rineka Cipta, 2001.

Lombart, Denis. Nusa Jawa Silang Budaya. Jakarta: Gramedia, 1997.

Madjid, Nurcholish. “Merumuskan Kembali Tujuan Pendidikan Pesantren.” in Kasnanto (ed.). Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Protret Perjalanan. Jakarta: Paramadina, 1997.

Marrison, G. E. “The Coming of Islam to the East Indies.” in JMBRAS, Vol. XXIV.

Mastuhu. Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren: Suatu Kajian tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS, 1994.

Mochtar, Afandi. Membedah Diskursus Pendidikan Islam. Jakarta: Kalimah, 2001.

Mustopo, Muhammad Habib, Kebudayaan Islam di Jawa Timur: Kajian Beberapa Unsur Budaya Masa Peralihan. Yogyakarta: Penerbit Jendela, 2001.

Nicholson, R.A. “Suluk” First Encyclopaedia of Islam 1913-1936. Leiden: E.J. Brill, 1987.

Nicholson, R.A. “Tarekat” First Encyclopaedia of Islam 1913-1936, Leiden: E.J. Brill, 1987.

Nurhayarini, Dwi Ratna. Sejarah Kerajaan Tradisional Surakarta. Jakarta: Depdikbud, 1999.

Oepen, Manfred. Dinamika Pesantren: Dampak Pesantren dalam Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat. Jakarta: P3M, 1987.

Pigeaud, TH. Java in the Fourteenth Century. The Hague-Martinus Nijhoff: the Netherlands Institute for International Culture Relations, 1962.

Pijper, G.F. Beberapa Studi tentang Sejarah Islam di Indonesia 1900-1950. Jakarta: UI Press, 1984.

-----------. “Menara Mesjid di Pulau Jawa (The Minaret of Java).” in Empat Penelitian Tentang Agama Islam di Indonesia 1930-1950, translated by Tudjimah. Afbraak van Moslem. Lailat al-Nisf min Sha`ban of Java: The Minarea in Java; De Ahmadiyah Bewiging in Indonesia, Jakarta: Penerbit UI Press, 1992.

Poernomo, Mohammad. Sejarah Kyai Ageng Mohammad Besari. Jetis: n.p., 1985.

Purbatjaraka, R. Ng. Ajaran Rahasia Sunan Bonang Suluk Wujil. Jakarta: Depdikbud, 1985.

Purwadaksi, P.A. “Jaringan Lokal dan Internasional Gerakan Walisongo.” paper presented at conference on Menguak Pemikiran Keagamaan dan Kebudayaan Walisongo held by Senat Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia, 18 May 1995.

Purwowijoyo, Babad Ponorogo Jilid V, Panaraga.

Qoyim, Ibnu. “Ulama di Indonesia pada Akhir Abad XIX dan Awal Abad XX.” Sejarah: Pemikiran, Rekonstruksi, Persepsi, No 3, Jakarta: Gramedia, 1993.

Raffles, T.S. The History of Java. Kuala Lumpur: Oxford University Press, 1978.

Rahardjo, Supratikno. “Kota-kota Pelabuhan di Pantai Utara Pulau Jawa: Gambaran Umum Sekitar Periode 1400-1600.” in Depdikbud. Diskusi Ilmiah Bandar Jalur Sutera. Jakarta: Depdikbud, 1998.

Ras, J.J. Babad Tanah Djawi. Dordrecht: Foris Publication, 1987.

----------. “Tradisi Jawa Mengenai Masuknya Islam di Indonesia.” in W. A. L. Stokhof and Kaptein N.J.G. Beberapa Kajian Indonesia dan Islam. Jakarta: INIS, 1990.

Reid, Anthony. Dari Ekspansi hingga Krisis: Jaringan Perdagangan Global Asia Tenggara 1450-1680. Translated by R.Z. Leirissa and P. Soemitro. Jakarta: Yayasan Obor, 1999.

Rex, John and Robert Moore. Race, Community, and Conflict: a Study of Sparkbrook. London: Oxford University Press, 1974.

Ricklefs, Merle C. “Islamisasi di Jawa Abad ke-14 hingga ke-18.” in Ahmad Ibrahim, et al (eds). Islam di Asia Tenggara: Perspektif Sejarah. Jakarta: Penerbit LP3ES, 1989.

----------. Sejarah Indonesia Modern. Trasnlated by Dharmono Hardjowidjono. Yogyakarta: UGM Press, 1995.

----------. “Babad Sangkala and the Javanese Sense of History.” Archipel, 55 (1998).

----------. “Islamising Java: the Long Shadow of Sultan Agung.” Archipel, 56 (1998).

----------. The Seen and Unseen World in Java: History, Literature and Islam in the Court of Pakuwana II, 1726-1749. Honolulu: University of Hawai Press, 1998.

Robson, S.O. “Java at the Crossroads: Aspects of Javanese Cultural History in the 14th and 15th Centuries.” BKI. 1981.

----------. Desawarnana (Negarakertagama) by Empu Prapanca, Leiden: KITLV Press, 1995.

Sagimun. Pahlawan Dipanegara Berjuang. Jakarta: Gunung Agung, 1986.

Saifuddin, Achmad Fedyani. Konflik dan Integrasi. Jakarta: Rajawali, 1986.

Santrie, Aliefya M. “Martabat Alam Tujuh Karya Syaikh Abdul Mukhyi.” Ahmad Rifa’i Hasan (ed.). Warisan Intelektual Islam Indonesia: Telaah atas Karya-Karya Klasik. Bandung: Mizan, 1987.

Scherer, Savitri. “Globalization in Java in the 16th Century: a Review of Pramoedya’s Arus Balik.” Archipel, 55 (1998).

Simuh. Mistik Islam Kejawen Raden Ngabehi Ranggawarsita: Suatu Studi terhadap Serat Wirid Hidayat Jati. Jakarta: UI Press, 1988.

----------. “Walisanga antara Mitos dan Sejarah: Suatu Persoalan.” Paper presented at Menguak Pemikiran Keagamaan dan Kebudayaan Walisanga held by Senat Mahasaiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia. 18 Mei 1995.

----------. Sufisme Jawa: Transformasi Tasawuf Islam ke Mistik Jawa, Yogyakarta: Bintang Budaya, 1996.

Soebardi, S. “Santri-Religious Elements as Reflected in the Book of Tjentini.” BKI, 1971.

Steenbrink, Karel A. Pesantren, Madrasah, Sekolah: Pendidikan Islam dalam Kurun Modern. Jakarta: LP3ES, 1974.

----------. Beberapa Aspek tentang Islam di Indonesia Abad ke-19. Jakarta: Bulan Bintang, 1984.

----------. Mencari Tuhan dengan Kacama Barat: Kajian Kritis Mengenai Agama di Indonesia. Yogyakarta: IAIN Sunan Kalijaga Press, 1988.

Wahidin, Khairul. Pembaharuan Pondok Pesantren Masa Orde Baru: Studi Komperatif Mengenai Perubahan Orientasi Pendidikan dan Implikasinya antara Pesantren Bobosan dengan Pesantren Buntet di Kabupaten Cirebon. Unpublished dissertation, IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2000.

Woodward, Mark R. Islam Jawa: Kesalehan Normatif versus Kebatinan, translated by Hairus Salim HS. Yogyakarta: LKiS, 1999.

Yamin, Muhammad. Dipanegara. Jakarta: Pembangunan, 1950.

Ziemek, Manfred. Pesantren dalam Perubahan Sosial. translated by Butche B. Soendjojo. Jakarta: Penerbit P3M, 1983.

Wahid, Abdurrahman. Menggerakkan Tradisi: Essai-Essai Pesantren. Yogyakarta: LKiS, 2001.




DOI: 10.15642/JIIS.2011.5.1.66-90

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Indexed by:

    

Creative Commons License
JIIS by http://jiis.uinsby.ac.id/index.php/JIIs/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats